BENCANA TERBESAR DIDUNIA

Peshtigo Wildfire (Oct. 8, 1871)


Anda pasti belum pernah dengar bencana ini, tapi kebakaran liar yang terjadi di Peshtigo, Wis, menyebabkan hangusnya lebih dari 1 juta are tanah disana. Akhirnya pada October 1871, kebakaran liar ini dinobatkan sebagai kebakaran hebat sepanjang sejarah Amerika. Percikan api ditambah ayunan angin yang kencang sempat membuat "tornado of fire" di tempat kejadian, dan 1,200 orang dicatat telah menjadi korban.
Storm of the Century (March 12-15, 1993)

11 tornado, dengan kekuatan badai yang membawa bebatuan es, menghantam seluruh bagian Kanada, Amerika Serikat dan Cuba, akhirnya karena kekuatan badai yang begitu besar, badai ini hingga sekarang disebut "superstorm". Badai ini menyebabkan kerugian sebesar 6 milyar US$ dan menyebabkan jutaan korban selamat dan 300 korban meninggal.
Great Chilean Quake (May 22, 1960)

Meskipun gempa yang satu ini bukan gempa yang paling mematikan ataupun paling menghancurkan dalam sejarah, tapi dalam segi kekuatan, gempa ini memiliki kekuatan 9.5 magnitude dan juga menyebabkan Tsunami di Valdivia, Chili. Hasil dari gempa tersebut adalah 1,600 orang meninggal dan 2 juta orang korban selamat.
The Super Outbreak (April 3-4, 1974)

Dari namanya saja sudah mengerikan, bagaimana dengan badainya? Yang hanya bisa dijelaskan pada saat itu adalah 148 tornado yang sedang memporak porandakan 13 negara bagian di Amerika. Badai ini tidak berlangsung dalam 1-2 jam saja, tapi berlangsung selama 24 jam penuh.

Akhirnya pada tahun 1974, berita resmi mengumumkan korban meninggal sebanyak 330 orang dan 5,000 orang terluka. Jika 148 tornado tersebut digabungkan, maka akan menghasilkan badai seluas 2,500 mil/segi.
Tangshan, Earthquake (1976)

Di banding gempa Sichuan yang terjadi pada tahun 2008 lalu (69,000 orang meninggal), gempa tersebut tidak bisa dibandingkan gempa Thangsan pada tahun 1976 di China. Gempa Thangsan menewaskan lebih dari 255,000 orang, bahkan melalui data resmi, korban meninggal ternyata dua kali lipat dari hasil tersebut. Gempa tersebut berkekuatan 7.5 SkalaRichter.
Pompeii (79 A.D)

Kejadian ini terjadi sekitar 2,000 tahun lalu, yaitu tahun 79 A.D. Ada sebuah Gunung berapi bernama Vesuvius yang akhirnya meletus pada hari itu selama 1 hari penuh, mengeluarkan abu dan zat racun yang sangat-sangat banyak hingga mengubur kota yang saat itu dinamakan Pompei (peristiwa ini dimanakan pyroclastic flow).
Krakatoa / Krakatau (Aug. 26-27, 1883)

Ketika Krakatau meledak di ledakan ke-4 pada August 1883, Gunung api itu melepaskan 3 kubik mil magma dan itu sama dengan kekuatan energi 1 bom atom. Letusannya terdengar hingga ribuan mil jauhnya. Ledakan Krakatau menggemparkan seluruh negara-negara lautan pasifik, ledakan tersebut menyebabkan seluruh Pulau Krakatau tenggelam hingga dasar laut dan menenggelamkan lebih dari 100 pulau disekitarnya.

Akibat dari letusan Krakatau, 36.000 korban meninggal, kebanyakan disebabkan oleh Tsunami. Abu dari ledakan Krakatau bahkan sampai ke New York melalui udara dan lautan, sehingga menyebabkan penurunan suhu di seluruh dunia selama setahun.

Hurricane Katrina and the 2005 Atlantic Hurricane Season

5 Jenis Badai Katrina yang langsung menghajar Gulf Coast pada August 2005 merupakan hal yang tidak asing lagi. Lebih dari 1,800 orang meninggal karena badai Katrina yang menghajar bangunan-bangunan disana yang dibangun tanpa bisa menahan badai tersebut.

80% daerah New Orleans tergenang oleh air dan daun-daun dari ranting pohon yang berterbangan sangat jauh. Merupakan sebuah peringatan dari alam agar selalu waspada akan bencana alam yang kita tidak akan pernah tahu kapan datangnya.
Indian Ocean Tsunami (Dec. 26, 2004)

Semua peristiwa ini diawali dengan gempa bumi yang sangat besar. Gempa yang berkekuatan 9.1 SkalaRichter itu mengguncang Sumetra, yang berada di kepulauan Indonesia. Gempa tersebut terjadi selama 8 menit yang mematikan. Bagaimanapun juga, gempa sebesar itu masih merupakan awal dari segala bencana.

Setelah beberapa saat, Tsunami yang tercatat terkuat dalam sejarah pun terbentuk dan menuju ke 14 negara berbeda. Korban tewas sebanyak 230,000 jiwa dan 1.7 juta orang korban selamat. Tinggi level air di dunia sempat naik drastis beberapa kaki dalam beberapa hari, hal tersebut akhirnya terukir dalam sejarah sebagai tsunami terkuat yang pernah ada.

"The Great Flood" (sometime a long, long time ago)

Mungkin saja ini kejadian sejarah atau cerita sejarah tentang kejadian pensucian seluruh dunia. Banjir yang sangat mematikan terjadi di seluruh dunia dan kepada seluruh ras di dunia. Banyak juga yang selamat berkat Noah's Ark yang berlayar dengan ras Sumerian, Indian and Native American legends dan masih banyak lagi. Dan tentu saja ini merupakan salah satu legenda, yaitu seluruh dunia bersatu! Seluruh pendosa akan mati! Species akan terlahir ulang!


Noah's Ark Ilustration


50 BENCANA TERBESAR SEPANJANG SEJARAH DI DUNIA.

1.Black Death di Eropa 1347-1351 = 75.000.000 orang Tewas

Black death adalah epidemik wabah penyakit PES dan radang paru-paru yang memporakporandakan Eropa antara tahun 1347 dan 1351. Black death yang terjadi pada sekitar tahun 1300-an itu mungkin merupakan bencana terburuk yang pernah menimpa peradaban umat manusia di muka bumi ini.

Menyebar keseluruh dunia, black death setidaknya telah membunuh kurang lebih 75 juta orang, termasuk diantaranya 25 juta orang di Eropa. Faktanya, black death membunuh satu dari setiap empat orang Eropa hanya dalam waktu empat tahun.

Penyakit ini mungkin berawal dari China, kemudian ditularkan pada orang-orang eropa ketika seorang Kipchak (Mongol) menyerbu sebuah keramaian dengan melemparkan jenazah yang terinfeksi ke tengah pusat perdagangan di Crimea. Kemudian wabah tsb mencapai Genoa pada 1347,lalu menyebar ke bagian barat dan utara,mencapai London dan Paris pada 1348.

Wabah tsb mungkin dibawa pertama kali oleh kutu tikus yang juga dapat hidup pada manusia. Hal itu kemudian berubah menjadi wabah penyakit radang paru-paru yang menyebar melalui batuk dan bersin.

Setelah wabah black death ini,tanah lapang dipenuhi dengan mayat2, rumah-rumah, desa-desa dan perkotaan menjadi sunyi dan kosong.
Setelah itu terjadilah kelangkaan tenaga kerja sehingga upah mereka meningkat dan banyak budak yang mendapatkan kemerdekaan mereka.

Konon, ribuan kerangka manusia yang digunakan sebagai kontruksi dasar bangunan Evora Chapel di Portugal itu merupakan kerangka para korban keganasan wabah black death.

Musnahnya black death sebagian besar disebabkan karena perbaikan dalam hal sanitasi, yang melemahkan kemampuan pertahanan kutu pembawa wabah.

2.Epidemi Influenza Besar Seluruh Dunia 1918-1919 = 22.000.000-40.000.000 Orang Tewas

Epidemi influenza besar terjadi di dalam dua gelombang. Gelombang I diawali pada tahun 1918; Gelombang II setelah virus telah termutasi, di awali pada musim panas 1918.

Virus influenza spesifik tahun 1918-1919 yang meledak menjadi epidemic influenza besar, pertama muncul pada bulan februari tahun 1918, di San Sebastian, Spanyol, sebuah kota pantai kecil sekitar tiga puluh kilometer dari perbatasan Prancis. Penyakit ini menyerang sebagian besar Eropa dan Amerika serikat.

Pada bulan September 1918, 387 orang meninggal per hari di Amerika serikat akibat influenza, seluruhnya 12.000 orang. Sebagai pembanding dari apa yang terjadi pada bulan oktober di amerka serikat, 6300 orang meninggal dunia per hari akibat influenza mencapai jumlah total yang mengejutkan, 195.000 kematian pada bulan itu. Ini adalah salah satu bulan maut yang terparah dalam sejarah Amerika serikat.

3.Epidemi AIDS Di Seluruh Dunia Akhir 1970-an-Hingga saat ini Lebih dari 22.000.000 Orang Tewas

AIDS-Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus)-Virus penurunan kekebalan tubuh manusia.

AIDS muncul di afrika pada tahun 1950-an, mungkin berasal dari monyet hijau dan dipercaya telah menular ke manusia saat monyet yang terinfeksi oleh virus HIV telah menulari pekerja lab.

Pada akhir tahun 1970-an di duga bahwa seorang prmugara yang adalah gay di maskapai penerbangan dikenal sebagai patient zero yang telah membawa AIDS ke Amerika Utara. Pria ini yang kemudian meninggal akibat kanker pada tahun 1984 diyakini telah menulari pria-pria gay di sepuluh kota melalui s**s yang tidak aman dan penyakit ini mulai menyebar dengan cepat dalam komunitas gay. Saat ini telah menyebar luas pada wanita dan anak-anak.

UNAIDS dan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah membunuh lebih dari 25 juta jiwa sejak pertama kali diakui tahun 1981, membuat AIDS sebagai salah satu epidemik paling menghancurkan pada sejarah. Epidemik AIDS diklaim bahwa diperkirakan 2,8 juta (antara 2,4 dan 3,3 juta) hidup di tahun 2005 dan lebih dari setengah juta (570.000) merupakan anak-anak. Pada tahun 2005, antara 3,4 dan 6,2 juta orang terinfeksi dan antara 2,4 dan 3,3 juta orang dengan AIDS meninggal dunia, peningkatan dari 2003 dan jumlah terbesar sejak tahun 1981.

Apapun sarana penyebaran virus HIV atau kelompok social yang paling terpengaruh, kenyataannya adalah AIDS adalah salah satu pandemic terburuk yang pernah menghantam umat manusia. Jika virus ini bermutasi sehingga bias menular malalui udara, maka AIDS sangat mudah memusnahkan kehidupan di bumi.

4.Wabah Kelaparan Cina Tahun 1876 Cina utara 1876-1878 = 9.000.000-13.000.000 orang tewas

Wabah kelaparan yang mengerikan ini adalah wabah terburuk dalam sejarah cina dan sebenarnya dalam sejarah dunia melahirkan kalimat penggambaran “ sepuluh ribu lubang manusia”. Sepuluh ribu lubang manusia adalah kuburan massal yang sangat besar sehingga menampung sepuluh ribu mayat. Terdapat begitu banyak lubang untuk sepuluh ribu orang sepanjang provinsi-provinsi di Cina utara saat wabah kelaparan ini menerobos hingga mendekati 13 juta dalam periode 3 tahun. Nyaris 12.000 orang telah meninggal dalam waktu sehari.

Penyebabnya adalah masa kekeringan yang membakar provinsi cina utara dari tahun 1876-1878. Nyaris tidak terbayangkan bahwa area yang sangat besar ini bias bertahan selama bertahun-tahun tanpa hujan, tetapi inilah yang terjadi di china yang berawal pada tahun 1876. Dalam situasi kelaparan semacam ini, kriminalitas meningkat tajam dan tindakan bunuh diri menjadi hal yang biasa terjadi dan berlangsung terus. Kanibalisme dan tindakan menjual anak adalah respons menakutkkan terhadap penderitaan yang mengerikan ini.

Pada akhir tahun 1878 musim hujan telah kembali kearah utara. Lapangan kembali di tanami padi dan hasil panen kembali berkembang.

5.Kekeringan, wabah kelaparan, dan epidemi di China pada abad ke-14 – 1333-1347 = Lebih dari 9.000.000 orang tewas

Periode ini diawali dengan musim kemarau yang membakar di China tenggara. Yang kemudian dilanjutkan dengan hujan yang sangat lebat yang telah membinasakan lebih dari 400.000 orang. Saat orang-orang yang selamat berusaha mengatasi tragedi ini, gempa bumi telah menyebabkan runtuhnya gunung Tsincheou yang tidak terletak tak jauh dari sana, diikuti dengan terbelahnya bumi sehingga merenggut lebih banyak korban lagi.

Bulan awal berikutnya, 1334, tepatnya di Kanton mengalami banjir yang sangat besar. Ironisnya kota Tche mengalami kekeringan yang sangat parah sehingga memunculkan suatu wabah yang telah merenggut nyawa lebih banyak lagi. Beberapa bulan berikutnya, daerah yang sama dihantam gempa bumi yang sangat kuat yang menyebabkan gunung runtuh dan meluapnya kawah raksasa. Ribuan orang tenggelam dilubang maut yang telah dibentuk gempa bumi ini.

Pada tahun berikutnya, tahun 1335, di daerah Hunan kekeringan melanda selama 5 bulan membawa wabah dalam berbagai bentuknya. Puluhan ribu tewas. Pada tahun 1336 bagian China selatan dilanda gelombang naik turun yang mengerikan. Dalam hal kekeringan yang diikuti banjir kombinasi yang berdampak terjadinya wabah kelaparan terburuk dalam sejarah. Wabah ini telah membunuh 4 juta jiwa. Tentu saja kematian sebanyak ini diikuti oleh semakin banyaknya belalang begitu pula dengan banjir yang terjadi secara berkala dan kemudian gempa bumi yang terjadi selama 6 hari penuh.

Pada tahun 1338, kota kuno Kingsai dan wilayah yang mengelilinginya telah dihantam oleh gempa bumi yang dilaporkan berlangsung selama 7 hari. Diikuti dengan tersebarnya kawanan belalang kelaparan yang semakin menambah penderitaan ini.

Tahun 1339 dari karangan hecker dikutip : “ Gunung Hot chang telah runtuh dan mengakibatkan banjir besar yang menhancurkan dan setelah hujan selama tiga bulan diikuti genangan air di Pien tcheon dan Leang tcheou yang telah menghancurkan tujuh kota”

Tahun 1340-1343 telah membawa bencana gempa bumi yang terjadi berulang kali di China.tahun 1344 membawa tsunami sangat besar yang menghancurkan kota Ventcheou. Tahun 1345 telah menyaksikan banjir dan wabah kelaparan di Kitcheou dan periode ini diakhiri oleh banjir pada tahun 1346 di Kanton.

Betapapun jaraknya, kapanpun saatnya setiap orang bisa menjadi korban penyakit yang berasal dari sudut lain bumi.

6.Bencana kekeringan, wabah kelaparan dan Penyakit India selatan dan barat;Punjab daerah barat laut India 1896-1901 = 8.250.000 orang tewas.

Selama periode waktu 5 tahun (1896-1901) India telah mengalami kekeringan buruk secara terus menerus yang telah mengakibatkan wabah penyakit yang tidak kenal belas kasian dan mematikan. Selama 5 tahun itu telah merenggut lebih kurang 8.250.000 nyawa. Jumlah yang menguncangkan dengan lebih dari 4700 kematian perhari.

Diawali tahun 1896, India selatan dan barat tampaknya mengalami kekeringan tanpa akhir yang mencakup area lebih dari tiga ratus ribu mil (480.000km) persegi dan puncaknya kelaparan yang mengerikan tahun 1896-1901 dimana 6juta orang India tewas. Diikuti dengan mimpi buruk kekeringan dan wabah penyakit selama dua tahun yang telah merenggut nyawa lebih kurang 2.250.000 orang India.

Pada mulanya orang-orang kelaparan yang berasal dari wilayah paling parah terpaksa mencari wilayah lain yang memiliki sesuatu yang bisa dimakan. Mereka menyantap tanaman kaktus, akar-akaran, buah arbei dimana saja buah ini ditemukan bahkan mereka menyantap rumput. Akhirnya, jumlah korban meningal dan merajelalanya kelaparan telah mengarah pada hal yang tidak terhindarkan : kanibalisme. Sebagaimana telah disaksikan sepanjang sejarah, manusia terpaksa memakan daging manusia pada saat lapar yang tidak tertahankan.

Kekeringan tidak bisa dihindari tetapi wabah penyakit bisa ditekan dan dirawat. Sayangnya India negara yang miskin, maka jumlah korban yang meninggal selama periode 5 tahun merupakan suatu kehilangan memprihatinkan dalam kehidupan manusia dan menjadi sebuah epik tentang contoh bisu penderitaan umat manusia.

7.Wabah kelaparan Ukraina- uni soviet 1932-1933 = 7.000.000 orang tewas.

Wabah kelaparan ini dinamakan sebagai “kriminalitas Stalin yang Terbesar”. Sebagaimana dilaporkan dalam thre great international disaster book karangan james cornell, uni soviet telah mengekspor 1.7juta ton pada pada tahun 1932 dan 1.8juta ton padi pada tahun 1933, bahan makana yang bisa memenuhi 17.5 juta orang dengan seribu kalori per hari selama dua tahun. Panen memang banyak tetapi pemerintah memberlakukan pengukuran ketat terhadap para petani sehingga mereka terpaksa memberikan 70% dari semua yang di panen.

Sejumlah petani mencoba bertahan menjual segala sesuatu yang mereka miliki termasuk pakaian mereka guna memeli roti rye di pasar gelap. Roti yang sering kali tercemar oleh jamur yang bisa mengakibatkan gangren dan dalam kasus terburuk kematian dan kelaparan. Jika kedapatan menyembunyikan makanan akan ditembang. Kanibalisme adalah usaha terakhir bagi orang orang yang kelaparan. Saus daging manusia dan daging bersaus jeli sering kali dijual secara rahasia.

Pemerintah uni soviet dibawah Stalin merahasiakan wabah kelaparan ini dari dunia luar dan mengontrol ketat apa yang yang boleh dilipu oleh jurnalis luar negeri. Stalin mencari jalan pintas bagi wabah kelaparan ini dengan cara menyalurkan padi sitaan kepada mereka yang kelaparan. sama aja

8.Wabah kelaparan Wilayah wolga, ukraina uni soviet 1921-1923 = 5.000.000 orang tewas

Sebagaimana halnya dengan wabah kelaparan tahun 1932 di Ukraina yang telah merenggut 7 juta jiwa (menurut buku Harvest of Sorrow :Soviet Collectivization and the Terror-Famine), wabah kelaparan pada tahun 1921 merupakan wabah kelaparan di tanah yang subur. Pemerintah mengambil makanan petani untuk kemudian dijual. Memang benar telah terjadi masa kekeringan di Ukraina pada musim semi dan musim panas tahun 1921 yang mengakibatkan kegagalan panen hingga 75%. Namun demikian, panen yang bertahan di Ukraina sebagai suatu keseluruhan cukup untuk memberi makanan kepada penduduk yang sedang kelaparan.

Sebagaimana halnya dengan semua wabah kelaparan jangka panjang, kanibalisme menjadi hal yang biasa terjadi. Anak- anak dimakan oleh orang tua mereka; mayat-mayat dipotong dan disantap oleh petani yang kelaparan.

Pada tahun 1921-1923 wabah kelaparan di Ukraina telah berakhir dimusim gugur tahun 1923 di mana wilayah ini menikmati panen yang sangat besar. Namun, kerusakan yang disebabkan wabah kelaparan tidaklah lenyap dan berbagai usaha dilakukan selama beberapa tahun berikutnya.

9.Epidemi cacar Amerika tengah : Meksiko, Guatemala, Belize, Honduras, Nikaragua. 1520-1521 = 4.000.000 orang tewas

Pada tahun 1519, Cortes ( seorang penjelajah spanyol ) membawa cacar dari Puerto rico ke benua Amerika selatan terutama Meksiko dan telah mengakibatkan kematian penduduk asli Aztek yang tidak memiliki ketahanan biologis berjumlah antara 3 juta-4 juta jiwa. Ini adalah salah satu epidemi yang paling menghancurkan dalam sejarah manusia. Sebenarnya tidak hanya Cortes yang menyebarkan cacar ke bangsa Aztek. Salah seorang budak kulit hitamnya yang telah terinfeksi tetapi kebal yang menjalin kontak dengan bangsa Aztek telah mengawali epidemi ini. yang akhirnya menghancurkan kerajaan Aztek Kuno.

Diyakini cacar telah dibasmi sepenuhnya pada tahun 1980, dengan munculnya kasus terkhir di Somalia tahun 1977.

10.Demam berkeringat Inggris 1485-1551 = 3.000.000 orang tewas.

Penyakit ini muncul pertama kali pada tahun 1485 dari tulisan seseorang yang berkebangsaan Italia : “ sebuah penyakit baru merembes ke seluruh keluarga kerajaan yang sebenarnya wabah yang menakutkan .. tiba-tiba keringat yang mematikan menyerang tubuh, meruntuhkannya dengan rasa sakit pada kepala dan perut, terlebih lagi terjadi sensasi panas yang mengerikan. Oleh karenanya, para pasien menyingkirkan selimut sejak awal; jika mereka berpakaian, mereka akan melepaskan pakaian mereka, orang yang harus akan menenggak air dingin, yang menderita panas berbau busuk ini, mengeluarkan keringat yang menebarkan aroma yang tidak sedap .. semuanya sekarat atau tidak lama akan sekarat setelah keringat dimulai; maka tidak seorang atau pun dari seratus orang yang terhindar darinya”

Demam berkeringat di Inggris, suatu penyakit yang mematikan yang juga dikenal sebagai sudor anglicus yang telah menyapu inggris sebanyak lima kali dan daratan eropa sekali yang merenggut lebih kurang 3 juta nyawa dalam kurun waktu 66 tahun. Demam keringat tenggelam tidak aktif selama 23 tahun setelah kemunculan pertamanya, sebelumnya muncul kembali pada tahun 1508 diikuti oleh gelombang penyakit pada tahun 1517, 1528 dan 1551. Diyakini bahwa epidemi tahun 1528 adalah yang terburuk. Setelah tahun 1551 demam keringat tidak pernah lagi dijumpai diinggris ataupun di eropa.

Demam keringat merupakan sejenis hantavirus yang dikontraksi dengan cara menghirup kotoran tikus. Lagi-lagi binatang pengerat dan kutu yang terdapat dimana-mana telah membawa wabah pada umat manusia dan menyebabkan jumlah korban yang meninggal sangat besar.

11.Banjir sungai Kuning dan sungai Yang tse Cina 2297 SM-abad kedua puluh = Jumlah korban tidak terhitung banyaknya.
Sungai kuning di China utara dikenal sebagai “derita China” karena penderitaan yang ditimbulkannya terhadap orang-orang yang hidup dalam jangkauan air pemberi kehidupan dan air perenggut kehidupan ini. Sungai kuning yang panjangnya 2903 mil (4670 km) adalah sungai terpanjang ke-6 di dunia yang memberikan pengairan pada lebih dari 640.000 km persegi dan memiliki lebar 1.5 km. Kandungan Lumpur kuning yang tinggi telah memberikan nama itu kepadanya. Sungai kuning dilaporkan telah mengalami banjir lebih dari seribu lima ratus kali sejak tahun 2297 SM. Sedangkan sungai Yangtse memiliki panjang 3434 mil (5525 km) mengalir dari Tibet ke laut cina timur. Yangtse telah menjadi rute perdagangan dan transportasi sejak masa lampau.

Berikut ini tinjuan beberapa banjir besar sungai Kuning dan Yangtse :

• 2297 SM, sungai Kuning : Menurut catatan kuno banjir terjadi selama 13tahun. Tidak banyak yang mengetahu secara pasti malapetaka ini.

• September-Oktober 1887, sungai Kuning : Sungai ini membobol tanggul yang tingginya 21 meter di cheng chou di provinsi Honan membanjiri 11 kota dan 600 desa. Paling tidak 900.000 orang telah meninggal dunia; 2juta orang kehilangan rumah ; dan 75000km persegi terendam air.

• September 1911, sungai Yangtse : Yangtse meluap yang membanjiri lebih dari 700 mil persegi. Paling tidak 200.000 orang mati tenggelam dan 100.000 lainnya mati karena kelaparan pada minggu sesudah nya.

• Agustus 1931, sungai Kuning : Banjir ini didahului dengan musim kemarau selama 2 tahun yang telah menenggelamkan 140.000 orang dan membuat 10 juta orang kehilangan rumah. Banjir ini mempengaruhi 51 juta orang dan jumlah kematian yang dilaporkan akibat tenggelam, penyakit dan wabah kelaparan dilaporkan sebanyak 3.7 juta.

• 1933, sungai Kuning : Berdampak terhadap hidup 2.7juta orang dan membunuh 12700 orang.

• 1935, sungai Kuning : Membanjiri provinsi Hankow, 30.000 orang tenggelam dan 5 juta orang kehilangan tempat tinggal.

• April 1938, sungai Kuning : Chiang Khai Sek memerintahkan untuk meledakkan sebuah bendungan untuk menghentikan serangan jepang. Ini menciptakan banjir dalam skala bencana, dimana mungkin 500.000-800.000 orang meninggal. Dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal.

• 1939, sungai Kuning : Sedikitnya 500.000 orang tenggelam dan beberapa juta orang lagi meninggal karena wabah kelaparan yang menyusul setelah banjir.

• Agustus 1950, sungai Yangtse : Seluruhnya 489 orang tenggelam tetapi 10 juta orang kehilangan tempat tinggal; 890.000 rumah hancur dan jutaan hektar tanaman padi terendam sepenuhnya.

• Agustus 1954, sungai Yangtse : Merenggut lebih dari 40.000 nyawa dan membuat 1 juta orang kehilangan rumah.

• 23 april 1969, sungai Kuning : Ratusan ribu orang meninggal dan 1500km persegi provinsi shantung tergenang air sepenuhnya.

• Juli 1981, sungai Yangtse : di provinsi Szechwan 753 orang tenggelam dan 28140 orang dilaporkan hilang serta 1.5juta orang kehilangan rumah akibat banjir.

• Juli-Agustus 1996, sungai Yangtse dan sungai Kuning : Sejumlah 2775 orang tenggelam, 234.000 orang mengalami luka-luka, 8 juta orang dievakuasi, 4.4 juta orang kehilangan tempat tinggal dan 8 juta hektar sawah hancur. Mengakibatkan kerusakan senilai $ 20.5 miliar.

• Juli- Agustus 1998, sungai Yangtse dan Shoshun : Ini adalah banjir cina utara yang terburuk dalam 44tahun. Jumlah keseluruhan 4150 orang tenggelam, 180 juta orang terkena dampaknya, 13.3 juta rumah mengalami kerusakan atau hancur. Total kerusakan senilai $26 juta.

12.Wabah Kelaparan Kentang Irlandia 1845-1850 = 1.029.552 orang tewas dan 1.180.409 beremigrasi Kerugian ekonomi senilai $ 725 juta

Wabah kelaparan kentang di Irlandia dan kolektivisasi Stalin keduanya memilik persamaan. Stalin membiarkan jutaan rakyatnya sendiri kelaparan sedangkan ia mengekspor berton-ton gandum untuk membesarkan peti harta Negara. Saat panen kentang di Irlandia gagal pada tahun 1845 akibat penyakit tanaman, Irlandia tetap mengekspor hasil panen Negara dan ternak ke Inggris sedangkan penduduk Irlandia kelaparan hingga tewas atau tewas akibat penyakit yang disebabkan kekurangan gizi.

Kentang merupakan panen terpenting di Irlandia. Kentang yang dicampur dengan sedikit susu mentega dan kadang disantap dengan kubis dalam takaran kecil, inilah menu utama petani asli Irlandia. Petani kentang Irlandia pada umumnya menyantap hamper 4kg kentang sehari.

Saat populasi menjadi semakin lemah dan mulai menderita kelaparan berbagai macam penyakit termasuk tifus, kolera, disentri, demam, radang paru-paru dan berbagai macam penyakit ringan lainnya yang disebabkan gizi rendah, kelemahan dan kelaparan mulai merajalela.

Wabah kelaparan telah mengubah wajah irlandia dan meninggalkan luka mendalam yang masih menyakitkan hingga saat ini. Ini adalah tragedi paling menyedihkan di dalam sejarah.

13.Badai Bangladesh Tahun 1970 Delta Gangga, Pakistan timur 13 november 1970 = 1.000.000 orang meninggal.

Mayat-mayat memenuhi daratan, dan sulit untuk berjalan tanpa menginjak mayat. Mayat-mayat bergelantungan di pepohonan, mengerikan. Bagaikan buah-buah busuk yang memiliki wajah dan anggota tubuh. Jutaan sapi mati terapung di sungai gangga dan delta, dan airnya segerah berubah menjadi merah. Kapal-kapal bertebaran di daratan, jauh dari air di mana mereka sebelumnya tertambat. Burung nassar makan dengan kenyang selama berhari-hari setelah badai surut.

Tsunami raksasa setinggi 15 meter yang menyertai angina puyuh menghantam dengan ganas, meninggalkan pulau-pulau kecil ini seolah-olah tidak pernah di diami. Jumlah korban yang dilaporkan oleh new york times lebih dari 1 juta orang tewas.

Tiga hari sebelum angin puyuh yang membawa bencana ini menghantam, angin ini di deteksi berada kira-kira sejauh 1.200km sebelah selatan delta gangga Pakistan timur yang sekarang menjadi Bangladesh. Sebuah laporan dari pulau pantai, di Burma (sekarang Myanmar) telah memperingatkan pulau-pulau di pantai delta gangga. Namun demikian, laporan ini di tolak atau diabaikan karena dua alasan. Pertama adalah fakta bahwa kurang lebih sebulan sebelumnya, laporan serupa telah disampaikan dan badai yang diramalkan bersifat kecil dengan jumlah korban meninggal hanya sedikit. Alasan kedua, peringatan ini tidak di anggap serius adalah banyak diantara orang-orang berisiko terkena ini tidak mendengarnya karena tidak memiliki listrik dan radio batere. Oleh karena itu, banyak orang yang tepat berada dijalur pembunuh ini berada dalam keadaan tidak tahu sepenuhnya tentang badai yang sedang datang.

Setelah tragedi terjadi, pemerintah Pakistan tidak peduli memberikan bantuan dibandingkan pemerintah luar negeri. Tanggapan ibu kota Pakistan waktu itu, Karachi, yang sangat apatis dan sama sekali tidak layak akhirnya mengakibatkan revolusi. Orang-orang Pakistan yang selamat dari badai mengadakan perang saudara yang berdarah guna membebaskan diri mereka dari pemerintah Pakistan. Yang kemudian lahirlah Negara Bangladesh.

14.Gempa Bumi Besar di China Provinsi Shensi, Honan dan Shanshi 23 januari 1556 = 830.000 lebih meninggal dunia

Gempa bumi di Shensi china tahun 1556 memegang predikat yang menyedihkan sebagai gempa bumi yang paling mematikan dalam sejarah. Jumlah korban jiwa mencapai angka 830.000 yang mengguncangkan dan di rasakan di 212 provinsi di china dengan skala richter 8.3.

Banyak diantara ribuan kematian akibat gempa bumi ini di alami oleh orang yang terkubur hidup-hidup. Ribuan petani China telah menggali goa pada sisi tebing yang lunak di wilayah ini dan mereka hidup dalam tempat yang berlubang ini. Tebing Shenshi terbuat dari Lumpur berwarna abu-abu dan mudah untuk dibuat terowongan tetapi sayang tidak begitu kokoh. Pada saat gempa bumi tanggal 23 januari ini melanda, gunung ini telah menimpa ribuan orang China yang tidak menduganya. Mereka semua tewas di bawah reruntuhan seberat ber ton-ton.

Kehancuran mencakup wilayah seluas delapan ratus kilometer persegi. Hanya sedikit rincian lain yang diketahui dari gempa bumi paling tragis ini.

15. Gempa bumi Tangshan, China Tangshan China 27 juli 1976 = 655.000 orang tewas.

Gempa bumi di Tangshan China tahun 1976 diyakini gempa paling mematikan pada abad ke dua puluh. Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 655.000 jiwa dengan skala richter 7.1. usaha pembangunan besar-besaran membutuhkan waktu hampir sepuluh tahun dan memakan biaya $8juta.

Aktivitas fisik dari daratan Tangshan selama gempa bumi adalah suatu bukti mengagumkan tentang kekuatan luar biasa yang terperangkap di bawah permukaan bumi. Ratusan ribu penduduk yang sedang tidur diranjang tewas seketika; ratusan ribu luka-luka dan ribuan kematian akhirnya menyusul akibat luka dan penyakit. Jumlah mayat yang dikubur sangat besar semakin membantu merebaknya wabah penyakit.

Kegagalan pemerintah dalam memperingatkan malapetaka semacam inilah yang membuat angka korban dan kerusakan fisik bertambah.

16.Wabah kelaparan 16 provinsi di Rusia barat daya Musim dingin 1891-1892 = 407.000 orang tewas.

Kelaparan adalah cara yang lambat dan terselubung untuk mati. Bisa dikatakan orang akan memakan apa saja saat mereka kelaparan. Sekedar untuk memasukkan sesuatu ke dalam perut mereka yang kosong dan menjerit. Orang yang kelaparan diketahui telah menelan batu, pasir dan bahkan kotoran mereka sendiri saat rasa lapar menjadi tak tertahankan.

Di Rusia tahun 1891-1892, tingkat keputusasaan semacam ini memang tersebar luas. Orang menamakannya sebagai “Roti Kelaparan” atau “Roti Wabah Kelaparan”. Roti ini adalah gumpalan memuakkan yang terdiri dari rumput liar, digabungkan dengan jerami yang dicincang, batang pohon dan pasir. Orang akan mencampur bahan-bahan ini bersama dengan air dan mungkin juga gandum dalam jumlah yang sangat kecil (jika mereka mempunyainya), dan membakarnya semua menjadi gumpalan pecahan keras berwarna kuning kehitaman yang tidak mengandung gizi apapun dan hanya berfungsi sebagai sesuatu yang padat di dalam perut yang kosong. Semua ini terjadi karena pada tahun 1891 panen rusia sangat buruk dikarenakan periode 5bulan tanpa disertai hujan atau hujan hanya turun sedikit sekali sebelum panen.

17.Wabah Pes Konstantinopel 542 SM = 300.000 orang tewas.

Di konstantinopel (sekarang Istanbul, Turki ) selama pertengahan abad keenam, harapan hidup bagi pria adalah selama 25 -30 tahun. Usia harapan hidup ini lebih pendek lagi bagi wanita dan usia ketika wanita menikah adalah sekitar 14 tahun. Agar populasi berkembang. Hidup sesingkat dan sulit di karenakan terjadi wabah pandemi pada saat itu.

Wabah itu dikenal sebagai wabah Pes yang menghantam Konstantinopel pada tahun 542. wabah penyakit ini diperkirakan telah membunuh 300.000 orang di Konstantinopel dalam waktu setahun. Rumah-rumah dipenuhi oleh mayat-mayat yang membusuk dan pemakaman massal menjadi hal umum terjadi. Tak lama kemudian angka kematian menjadi begitu tinggi dan begitu cepat. Ribuan mayat dibawa ke pantai dan ditumpuk di sana untuk dibiarkan membusuk; mayat-mayat juga ditumpuk dijalanan, mengakibatkan bau amis yang meresap dan menggantung di kota bagaikan sebuah kain penutup peti mati.

Dalam waktu setahun penyakit yang disebarkan kutu yang nyaris tidak kasat mata ini telah melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh pasukan penakluk : mengakhiri kekaisaran romawi dan dimulainya abad kegelapan.

18.Gempa bumi Antioka Siria Antioka Siria 20 mei 526 SM = Lebih dari 250.000 orang tewas.

Api membungkus segalanya di kota itu, kecuali tanah di lapangan, api seolah-olah telah menerima perintah dari tuhan bahwa semua makhluk hidup harus di bakar.

Antioka merupakan kota besar agama dan budaya dunia masa lampau yang tumbuh dengan subur, kota itu adalah tiga serangkai bersama Alexandria di mesir dan roma di Italia.

Gempa bumi dengan kekuatan 7 richter lebih menghantam pada awal sore sekitar pukul 6. kerusakan terjadi dengan seketika dan sangat parah. Hampir setiap bangunan di Antioka telah runtuh dan menindih hingga tewas hampir sebanyak 250.000 jiwa. Setelah guncangan awal terjadi keheningan dan ketenangan, yang kemudian segera diikuti oleh guncangan susulan yang menuntaskan kehancuran ini. Terjadi kebakaran dengan seketika membakar hidup-hidup mereka yang terjebak di dalam reruntuhan.

Ketika debu telah reda, masih terdapat ribuan orang antioka yang selamat dan tetap tinggal di kota itu. Mereka hendak membangun kembali kota mereka. Selama dua tahun mereka bekerja., rumah-rumah di bangun, puing-puing dan reruntuhan di singkirkan dan gereja-gereja di bangun dan di mulai. Namun, dua tahun kemudian gempa menghantam antioka kembali. Kali ini tidak separah yang pertama tetapi telah merobohkan seluruh gedung dan menewaskan 5000 orang. Maka sejarah pun mengucapkan selamat tinggal pada Antioka.

19.Gempa bumi Gansu ChinaTahun 1920 Provinsi Gansu16 desember 1920 = 200.000 orang tewas

Menyaksikan karya yang telah memakan begitu banyak waktu dan kerja keras manusia dirobohkan hanya dalam waktu satu menit itu memang pahit dan mengundang rasa malu; meski demikian, belas kasih bagi warga kota itu nyaris dilupakan dalam sekejap dari minat bergairah karena mendapati bahwa berbagai benda di produksi pada masa, dimana seorang terbiasa untuk menghubungkan hal ini dengan pergantian abad.
Charles Darwin-maret 1835

Gempa bumi tahun 1920 yang bergemuruh melalui provinsi Gansu di China adalah salah satu bencana alam yang penuh dengan “ hal-hal yang tidak mungkin”. Selama gempa bumi berkekuatan 8.6 ini, wilayah selebar 480km dan sepanjang 160km telah berubah menjadi sesuatu mirip dengan “samudera benda padat”. Daratan bergerak naik turun bergemlombang, seolah-olah daratan ini adalah air, gunung-gunung di guncang dengan kasar dan tercabik-cabik, menyebabkan banyak orang yang selamat berkeyakinan bahwa daratan telah berpindah tempat dan batu-batu raksasa telah menerjang menghantam provinsi Gansu tanpa ampun.

Angka kematian diperkirakan mencapai 180.000 jiwa. 20.000 jiwa lagi tewas karena kedinginan selama musim dingin. Mereka tidak mau membangun pemukiman baru disebabkan mereka terkejut dan tercengang akibat bencana yang mengejutkan ini. Sehingga mereka melewatkan musin dingin di alam terbuka.

Wilayah Gansu kemudian dihantam gempa bumi besar pada tahun 1927 dimana 100.000 orang tewas dan kemudian terjadi lagi pada bulan desember 1932 dimana 70.000 orang tewas. Dalam periode 12 tahun, 370.000 orang telah tewas dalam sebuah wilayah geografis China.

20.Gempa bumi Messina , Messina Sisilia28 desember 1908 = 160.000 orang tewas.

Kami semua sedang tidur saat terbangun oleh getaran mengerikan. Getaran tersebut melempar kami dari tempat tidur. Pada saat yang menakutkan ini cerobong asap dan genting runtuh di atas kami dengan tidak henti hentinya. Kematian menghadang di setiap langkah kami.

Getaran pertama terjadi pada pukul 5.25. Getaran ini muncul dari bawah air selat messina. Diikuti dengan tsunami berkecepatan 500 mil (800km) perjam dan setinggi 50 kaki (15meter). Menyebabkan pipa-pipa gas pecah, pipa saluran air meledak, api mengamuk dan mayat dimana-mana.

Hingga saat ini masih terdapat ketidaksepakatan tentang jumlah sebenarnya orang yang tewas dalam gempa bumi yang mengerikan ini, juga akibat tsunami dan kebakaran. Namun tiga sumber terpisah masing-masing mengutip angka kematian sebanyak 160.000 orang.

21.Gempa Bumi Kanto Tokyo dan yokohama, jepang 1-3 september 1923 = 156.000 orang tewas.

Gempa bumi besar Kanto, yang diberi nama sesuai dengan dataran Jepang, Kanto, yang terbentang antara Tokyo dan Yokohama. Gempa bumi ini menghantam tepatnya satu menit sebelum tengah hari, pada hari sabtu tanggal 1 September 1923 dengan kekuatan diperkirakan antara 7.9-8.3 skala Richter, mengandung kekuatan yang lebih besar dibandingkan ledakan nuklir sebanyak satu megaton.

Ribuan rakyat jepang yang ketakutan berkerumun di perairan teluk Yokohama. Mereka merasa relatif aman dengan tetap berada di air. Bagaimanapun juga mereka tahu bahwa api tidak bisa menyala di dalam air. Namun, gedung minyak standard dan tangki penyimpanan minyaknya yang sangat besar berdiri di pantai Yokohama. Api yang mengganas telah melingkupi Yokohama dengan selimut lidah api yang semakin lama semakin dekat ke gedung minyak standar yang penuh dengan minyak, hingga hal yang tak terhindarkan pun terjadilah. Gedung-gedung dan tangki-tangki meledak dengan ganas dan seratus ribu ton minyak yang terbakar telah menyembur masuk ke teluk Yokohama, membasahi ribuan orang yang menggelepar-gelepar tak berdaya di dalam air, yang sebelumnya telah menjadi perlindungan antiapi. Minyak menempel pada tubuh mereka dan membakar mereka hingga tewas atau membakar mereka ke titik di mana mereka lebih baik tenggelam, daripada terus menanggung penderitaan akibat terbungkus minyak yang menyala yang tidak bisa dipadamkan oleh air berapa pun banyaknya.

Perubahan geologis permanen yang diakibatkan oleh gempa bumi besar Kanto memang sangat mencengangkan besarnya. Di tengah-tengah teluk sagami (pusat gempa), dasar laut telah menurun ketinggiannya antara 300-600 kaki (± 90-180 m) akibat gempa bumi. Namun, di ujung teluk ini dasar laut telah naik setinggi 750 kaki (230m) benar2 mengherankan.

22. Letusan Tambora tahun 1815 dan Tahun Tanpa Musim Panas Sumbawa, Indonesia

kemudian ke seluruh dunia 5 april 1815-musim semi 1817 = Lebih dari 150.000 orang tewas Kerugian miliaran dalam bentuk padi yang rusak dan kehancuran lainnya.
Setiap orang pasti berfikir bahwa Tambora telah punah. Tetapi tidaklah demikian. Pada tanggal 5 april 1815, gunung setinggi 13.000 kaki (± 3960m) telah bangun dan mengeluarkan serangkaian suara gemuruh yang mengumandang dalam jarak ribuan km. selama 5 hari, gunung ini memuntahkan abu dalam jumlah yang mampu meruntuhkan rumah-rumah di sumbawa karena bobotnya. Abu ini tebal dan tidak bisa ditembus oleh cahaya matahari sehingga para penduduk dipulau ini bisa dikatakan tidak mampu melihat tangan di hadapan wajah mereka. Pada tanggal 10 april letusan gunung ini memuncak dengan gumpalan api yang sangat besar yang membelit satu sama lain dan terjalin di atas gunung yang berpijar yang diikuti dengan angin topan.

Kekuatan letusan gunung Tambora melebihi kemampuan gunung dan pulau di mana gunung ini berdiri. Saat gunung ini melepaskan berton-ton batu karang, lava, dan abu, gunung itu mulai menyusut dari 13.000kaki (± 3960m) menjadi 9000 kaki (± 2740m) dan ironisnya permukaan pulau mulai naik dan saat abu bertumpuk beberapa sentimeter. Abu yang memiliki kedalam lebih dari tiga kaki ( ± 90m ) juga mengisap air di sekitar Sumbawa dan menuntaskan pemusnahan Tambora terhadap manusia yang berada di dalam jangkauan nya. Abu telah membunuh semua sayuran dan wabah kelaparan yang segera menyusul digabungkan dengan epidemi kolera telah menambah jumlah 80.000 kematian yang mana 12.000 orang terbunuh seketika selama letusan.

–Efeknya ke seluruh dunia

Seorang pengamat letusan gunung tambora mengatakan bahwa jika abu tersebut tersebar secara merata mungkin akan menutupi seluruh Jerman. Sebagian abu tidak jatuh ke tanah tetapi tetap berada di atmosfer dan mulai berkelana ke seluruh dunia di bawa oleh angin. Awan yang sangat besar ini telah menyebabkan turunnya temperatur bumi dan kehancuran padi musim panas yang mulai menguning di Eropa dan Inggris. Temperatur pada bulan juni jauh di bawah normal dan turut menyumbang kerusakan yang telah disebabkan oleh kekeringan berkepanjangan. Kelaparan dan penyakit diperkirakan telah menambah jumlah korban meninggal nyaris 50.000 orang, pada jumlah kematian keseluruhan gunung Tambora, meski pada saat itu tak seorangpun yang memahami kaitan antara tahun tanpa musim panas dan letusan gunung api yang jaraknya ribuan kilometer.

23.Angin Topan Kalkuta Kalkuta India 5 oktober 1864 = 80.000 orang tewas.

Kalkuta didirikan pada tahun 1690 sebagai pos perdagangan bagi British East India Company. Selama beberapa abad, Kalkuta terkenal sebagai tempat yang mengenaskan, kemiskinan, memiliki kepadatan penduduk besar dan kondisi yang kotor. Kalkuta juga dikenal sebagai tempat tinggal tokoh kemanusiaan Ibu Teresa dan Black Hole yang terkenal itu. Kalkuta jug amenjadi tempat bagi bencana alam terburuk di dalam sejarah.

Pada tahun 1864 keadaan Kalkuta sangatlah berbeda meski diperintah oleh Inggris namun kota ini sangat miskin. Pada tanggal 5 oktober 1864 angin topan yang menghantam Kalkuta tidaklah tanggung-tanggung. Angin topan ini begitu kuat sehingga ribuan gubuk dihancurkan bagai berkeping-keping kayu. Angin puyuh ini juga menyebabkan gelombang air setinggi 40kaki (12m) yang menghampiri kota yang menenggelamkan kota Kalkuta lebih kurang 50.000 jiwa penduduk

Selain bencana pada kesehatan masyarakat yang harus menghadapi 50.000 mayat, persediaan air kota juga telah hancur. Penampungan terkontaminasi dengan berbagai jenis kebusukan, termasuk kotoran manusia dan sisa-sisa tubuh manusia yang menyebabkan penyakit dan kematian. Dalam waktu beberapa minggu, 30.000 orang telah meninggal lagi akibat berbagai jenis penyakit bakteri yang berkembang di daalam air. Mencakup tifus dan kolera serta berbagai penyakit seperti radang paru-paru, radang usus, influenza, malaria dan demam berdarah. Kadangkala keadaan geografis bisa menjadi sebuah hukuman mati.

Penjelasan Black Hole :

Black Hole adalah suatu sel dalam penjara di benteng Inggris di kalkuta tahun 1756. tahun ini terjadi pertempuran dibenteng antara prajurit inggris dengan India. Pasukan India menawan 146 prajurit Inggris dalam black hole yang berukuran 4.5 m X 5.5 m. sebagian besar prajurit inggris -123 orang- telah tewas karena sesak nafas pada pagi berikutnya.

24.Gempa Bumi dan Tanah Longsor di Peru Chimbote, yungay, huaras 31 Mei 1970 = 66794 orang tewas Kerusakan senilai $250 juta.

Gempa Bumi Peru pada bulan Mei tahun 1970 mengguncang pada pukul 15.23 hari terakhir bulan itu dengan kekuatan 7.75 pada skala Richter. Survey geologis Amerika Serikat menyatakan bahwa “mungkin ini adalah gempa bumi paling menghancurkan dalam sejarah gempa bumi di belahan dunia barat”. Gempa Bumi ini berasal dari retakan dasar laut di pelabuhan Chimbote , Peru berjarak 30 mil (± 50km) lebih sedikit dari pantai.

Secara keseluruhan 66794 orang telah tewas; lebih dari 100.000 orang luka-luka, banyak diantaranya mengalami luka serius dan sebanyak 800.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Gempa bumi ini belumlah selesai setelah mengoyak kota, mengubur manusia dan mengakibatkan 95% gedung-gedung yang berada dalam jangkauan runtuh. Gempa ini kemudian memicu terjadinya tanah longsor besar dari gunung Huascaran yang membawa 3.5 miliar kubik Lumpur, batu dan air yang menhujani kota Yungay termasuk gletser setebal 30m.

Penduduk Peru telah terbiasa dengan gempa bumi. Rata-rata mereka mengalaminya setiap dua belas atau lima belas tahun sekali, dan beberapa diantaranya memang parah; banyak juga diantaranya diabaikan. Gempa bumi peru pada tanggal 31 mei 1970 yang disusul oleh tanah longsor adalah jenis gempa bumi yang ditakuti oleh penduduk Peru dan jenis yang mereka harapkan hanya terjadi satu kali selama seribu tahun.

25.Gempa Bumi Armenia Armeni-Uni Soviet 7 desember 1988 55.000 orang tewas Kerusakan senilai $14.2 miliar.

Pusat gempa bumi ini, yang terukur pada angka 6.9 skala Richter terletak 25 mil (40km) sebelah timur laut kota Leninake di Armenia. Gempa bumi ini terjadi pada pukul 11.41 saat dimana semua pabrik dan sekolah terisi. Gempa bumi ini berlangsung kurang dari satu menit, dan empat menit kemudian terjadi gempa susulan dengan kekuatan 5.8. gempa ini adalah bencana gempa bumi yang terburuk sejak gempa bumi tahun 1976 di Tangshan, china yang berkekuatan 7.8 yang telah menewaskan 655.000 (liat poin 15).

Dalam radius lingkaran sejauh 30 mil (48km) di sekitar pusat gempa bumi semua gedung dengan tinggi lebih dari dua tingkat telah runtuh menimpa hingga mati atau mengubur hidup-hidup semua orang yang ada didalamnya pada saat itu. Sebagian besar orang yang terkubur di bawah berton-ton beton kayu dan kaca tewas ditempat itu.

Lebih dari 15.000 orang terluka dalam gempa ini, dan perkembangan yang sangat menyedihkan, rumah sakit yang merawat orang terluka tidak memiliki cukup antibody bagi orang-orang ini dan ribuan orang mati akibat infeksi yang tidak bisa terobati. Hal ini juga melukiskan perbedaan kehidupan dan kematian antara sumber-sumber daya Negara-negara yang lebih miskin, dan Negara-negara berkembang secara dramatis.

26.Gempa Bumi Lisbon Portugal,Lisbon-Portugal Hari Raya Semua Orang Kudus 1 november 1755 = 50.000-100.000 orang tewas.

Tanggal 1 November 1755, adalah hari dimana umat katolik roma memberi penghormatan bagi semua santo-santa di surga. Namun, dalam beberapa detik langit-lagit katedral yang tinggi dan berkubah telah runtuh, membawa serta pilar-pilar yang sangat besar bersamanya, menimpa ratusan umat hingga tewas dibawah berton-ton batu. Gempa bumi padaHari Raya Semua Orang Kudus ini adalah salah satu pukulan terbesar di Eropa, yang diperkirakan berkekuatan paling tidak 8.6 skala Richter.

Setelah tiga gelombang getaran yang sangat besar di dalam kota, air di pelabuhan Lisbon surut mundur sejauh setengah mil, membuat orang-orang yang selamat memandang ke dasar laut dengan takjub. Namun, dalam beberapa menit kejadian ini diikuti oleh tsunami besar setinggi 60 kaki (18m) yang telah menghancurkan nyaris semua sisa bangunan di kota dan menenggelamkan ribuan orang yang berusaha meloloskan diri akibat gempa bumi ini.

Lisbon adalah pusat kebudayaan Eropa. Kota ini memiliki banyak perpustakaan, museum, galeri seni dan berbagai tempat penyimpanan benda-benda seni bernilai tinggi. Diyakini lebih dari 200 lukisan dari pelukis ulung seperti Titian, Rubens dan Correggio telah terbakar dalam api yang mengganas di seluruh kota. Selain itu, tulisan tangan bersejarah dari kaisar romawi, Charles V telah hilang. Dan banyak lagi yang bersejarah yang habis dilumut api pada saat gempa ini.

Lisbon telah diguncang oleh ratusan gempa selama berabad-abad tetapi bencana tahun 1755 adalah bencana terburuk sepanjang sejarah kota Lisbon.

27.Gempa Bumi Erzincan Provinsi Erzincan-Turki 27 Desember 1939 = 50.000 orang tewas.

Selama tiga jam pada awal pagi tanggal 27 Desember 1939, dua hari setelah natal, seluruhnya ada 7 gempa bumi yang menyapu seluruh kota dan membunuh puluhan ribu orang di Turki utara dan timur, termasuk kota-kota yang terletak di penghujung laut hitam.

Pusat gempa bumi Erzincan diperkirakan terletak sedalam 16 mil (25km) dibawah permukaan Turki. Angka 80 yang mengejutkan adalah jumlah desa yang hancur total akibat gempa bumi, yang berkekuatan 8 skala Richter. Gempa ini masih merupakan gempa yang terburuk dalam sejarah Turki. Erzincan telah musnah bersama 25.000 penduduknya, kecuali sebuah gedung dan sekelompok penduduk.

Hal menarik, dalam kurun waktu 24 jam sejak gempa bumi Erzincan, serangkaian gempa bumi juga dirasakan di seluruh dunia, termasuk Nikaragua, El savador, Honduras, Afsel, Roma, Italia dan bahkan pantai barat Amerika Serikat.

28.Gempa Bumi dan Tanah LongsorProvinsi Zanjan dan Gilan Iran Barat Laut 21 juni 1990 = 50.000 orang tewas.

Gempa bumi yang menghancurkan ini berkekuatan 7.3-7.7 skala Richter di barat laut Iran pada tahun 1990. Gempa bumi ini adalah yang terburuk yang pernah menghantam daerah Laut Kaspia ini sebagai pusat gempa.

Iran barat laut terletak dijalur yang terkena energi dari tabrakan dua lempeng. Tektonik Arab dan Eurasia – mengakibatkan sering terjadinya gempa bumi yang sering kali sangat menghancurkan.

Paling tidak 300 desa telah rusak pada gempa bumi ini. Dengan nilai $7 juta. Selain 50.000 orang tewas, lebih dari 60.000 orang luka-luka dan setengah juta orang kehilangan tempat tinggal.

29.Letusan Gunung Pelee Martinique-Perancis 8 Mei 1902 = 40.000 orang tewas
Pada tanggal 8 Mei 1902,

Gunung Pelee hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk melenyapkan kota St. Pierre, yang terletak di sebuah pulau milik Prancis, Martinique.

Setelah mencekik orang-orang di kota selama berminggu-minggu dengan asap belerang paling mengerikan yang bisa dibayangkan. Gunung Pelee yang telah lama tertidur meletus pada pukul 7.49. pada pukul 7.52, St Pierre dan penghuninya yang berjumlah 28.000 orang sudah binasa. Wilayah yang tadinya kota terus menerus terbakar dengan ganas selama 5 jam berikutnya. Selain kehancuran kota secara total, 18 kapal yang tertambat dipelabuhan, dan semua kelasi serta muatan mereka, terperangkap dalam topan api dan lenyap.

Martinique kembali membangun St. Pierre dan Gunung Pelee masih berdiri memandangi kota ini, gunung ini mejadi pengingat mengerikan tentang 1902 dan pengingat menakutkan dari apa yang bisa terjadi lagi.

30.Letusan Gunung Krakatau Pulau Krakatau, selat Sunda Indonesia 26-27 Agustus 1883 = 36417 orang tewas.

Seberapa keraskah bunyi letusan gunung api Krakatau, apakah dilaporkan sebagai bunyi yang terkeras yang pernah terdengar dalam sejarah manusia ?jika letusan yang terjadi di Los Angeles, California, setara kekuatannya dengan letusan Krakatau maka suara letusan ini akan terdengar hingga New Haven.

Krakatau terletak di selat Sunda, di antara pulau Jawa dan Sumatra yang terletak di Indonesia. Sepanjang sejarah, pulau ini tidak di huni, meski sering terdapat pengunjung ke pulau gunung api ini.

Letusan Krakatau pertama kali terjadi pada tahun 1680. gunung ini kemudian tetap hening selama lebih dari 200 tahun, hingga siklus letusan dimulai pada mei 1883. kemudian minggu tengah hari 26 Agustus 1883, serangkaian ledakan yang besar telah memancar dari Krakatau. Hal ini berlangsung selama 24 jam, hingga hari berikutnya ketika 4 letusan sangat besar terjadi. Letusan-letusan ini bisa dikatakan telah mengguncang dunia. Ledakan ini membangunkan orang-orang di Australia Selatan yang jaraknya lebih dari 2500 mil (lebih dari 4000 km). Gelombang guncangan Krakatau telah mengelilingi bumi sekitar tujuh kali dengan kecepatan mendekati 700 mil (1125 km) per jam. 3 kali secara searah dan 4 kali dalam arah berlawanan. Awan abu Krakatau naik setinggi 50 mil (80 km) ke udara yang menyebabkan selat Sunda mengalami kegelapan total selama dua hari penuh. Krakatau juga mengakibatkan letusnya 17 gunung berapi yang lebih kecil di pulau itu. Yang mengakibatkan termperatur dari samudera yang mengelilingi menjadi sebesar 60 derajat. Selain itu, letusan ini juga mengakibatkan Tsunami setinggi 100-120 kaki (30-36 m) telah menelan nyaris 30 desa pesisir dan pelabuhan yang menewaskan lebih dari 36.000 orang. Tsunami ini dilaporkan dapat dirasakan sejauh Tanjung hHorn di Amerika Selatan.

Krakatau telah mengirim lebih dari delapan kilometer kubik debu ke atmosfer dan pecahan batuan ini bertahan disana selama dua tahun penuh. Materi ini yang membuat matahari tengah hari tampak berwarna biru di Amerika Selatan dan matahari terbit tampak berwarna hijau di Hawaii selama berbulan-bulan setelah letusan.

Krakatau akhirnya tenggelam ke laut, energinya telah terkuras, kekuatannya telah habis. Ditempatnya sekarang terdapat Anak Krakatau, sebuah pulau gunung berapi yang lebih kecil, yang terbentuk dalam letusan kecil pada tahun 1928, dan terus meletus secara berkala. Sangat kecil kemungkinan Anak Krakatau dapat mencapai kekuatan bencana layaknya Krakatau. Krakatau telah memegang rekor sebagai letusan gunung berapi terbesar sepanjang masa

31.Gempa Bumi Izmit , Izmit Turki 17 Agustus 1999 = 30.000-40.000 orang tewas Kerusakan senilai $40 miliar.

Pada pukul 3.01 pagi hari waktu setempat, gempa bumi berkekuatan 7.4 skala Richter telah menghantam Izmit, Turki. Paling tidak 20.000 orang tewas seketika setelah gempa ini, sebagian besar dari mereka tertindih hingga mati di tempat tidur mereka, saat rumah runtuh menimpa mereka. Nyaris sebanyak 50.000 orang mengalami luka serius dan angka kematian yang terus naik hingga rentang 30.000-40.000. Listrik telah padam di seluruh Negara Turki; kilang minyak yang menyuplai sepertiga minyak bagi turki telah terbakar dan harus di tutup selama berminggu-minggu; selain itu, orang dalam radius tiga mil (4.8km) harus di evakuasi. Kira-kira sebanyak 600.000 orang telah kehilangan rumah akibat gempa, dan separuh dari mereka harus tinggal di jalan.

Sebagaimana halnya yang selalu terjadi pada semua bencana besar di wilayah perkotaan, ancaman penyakit menjadi sangat nyata, sangat cepat. Para pekerja pemulihan dan personel medis mengkhawatirkan akan merebaknya “pendatang” pasca bencana : kolera, tipus, radang paru-paru begitu pula halnya dengan berbagai macam masalah yang diakibatkan dehidrasi dan kekurangan makanan. Mayat yang membusuk ada di mana-mana dan para pekerja menyemprotkan desinfektan kimia di jalanan, trotoar dan reruntuhan. Sayangnya, hujan menyusul gempa bumi ini, dan membasuh zat kimia; para petugas yang berwenang menjadi khawatir bahwa air hujan yang membasahi mayat-mayat ini akan mencemari tanah.

Izmit terus bangkit, meski kerusakan yang diakibatkan oleh gempa bimi masih nyata dan digabung oleh gempa lain pada wilayah yang sama pada bulan November tahun itu juga.

32.Topan Besar Karibia tahun 1780 Karibia, Jamaika, dan Puerto rico.10-12 Oktober 1780 = 28.000-30.000 orang tewas.

Tidak ada topan yang lebih mematikan dibandingkan Topan Besar Karibia pada tahun 1780. Topan ini terbentuk di sekitar Tanjung Verde, di lepas pantai Senegal di Afrika, dan menghabiskan waktu sepuluh hari bergeraK dengan lambat ke arah barat, mengumpulkan uap, membangun kekuatan dan meningkatkan ukurannya hingga akhirnya menghantam Barbados pada hari selasa 10 Oktober 1780. topan ini menghujamkan kematian dan kehancuran sangat besar terhadap pulau kecil yang bermandikan sinar matahari ini, meratakan hampir semua gedung dan membunuh 6000 orang. Kemudian topan ini berbelok ke arah Saint Luca dengan menenggelamkan armada Inggris beserta pelautnya sebanyak 6000 orang. Kemudian topan ini bergerak ke Martinique yang diperkirakan telah membunuh 9000 orang. Tak lama kemudian, topan tersebut melanjutkan perjalanannya yang tak kenal belas kasihan menuju Windwards dan kepulauan Leeward yang membinasakan lebih kurang 9000 orang.

Topan besar tahun 1780 menyebabkan angka kematian tertinggi dibandingkan topan manapun yang pernah menghantam wilayah berpenduduk dan kemungkinan besar rekor ini akan tetap bertahan pada masa kini kita tidak saja mengetahui dimana sebuah topan akan mengakibatkan tanah longsor tetapi juga mengetahui kapan terjadinya.

33.Tsunami Jepang Pantai timur Laut Honshu jepang 15 Juni 1896 = Lebih dari 28.000 orang tewas.

Tsunami Jepang tahun 1896 ini telah memenuhi teluk Honshu dengan begitu banyak mayat, kapal-kapal tidak bisa berlayar melalui teluk ini. Saat gelombang menghantam pantai timur laut Jepang, lebarnya melebihi 300 mil (480km) dan 110 kaki (33.5m) tingginya, mencapai daratan lebih dari 100 mil (160km) jauhnya. Diperkirakan hamper 20.000 orang dari 28.000 lebih meninggal pada hari itu yang adalah peserta pesta anak lelaki.

Gelombang ini menghantam kota-kota dan desa-desa pantai sore hari, sekitar pukul 20.30. rumah-rumah mereka tersapu ke laut secara seketika. Untungnya, sebagian besar mati seketika pada saat bobot air yang sangat besar menghempas di atas mereka. Dan mungkin juga akan menenangkan semua korban, bahwa seluruh keluarga mereka telah mati bersama-sama secara bersamaan.

34.Letusan Gunung Vesuvius Tahun 79 Napoli Tenggara – Italia 24 Agustus 79 = 20.000 orang tewas.

Vesuvius memiliki ketinggian 4000 kaki (± 1220 m dpl), sebagaimana telah dipaparkan oleh Jay Robert Nash dalam Darkest Hours sebagai “ gunung api paling mematikan secara konsisten di bumi”

Sejak tahun 1036, Vesuvius rata-rata telah meletus setiap 39 tahun sekali. Sejak letusannya yang pertama dicatat pada tahun 79 maka waktu rata2 antarletusannya adalah 64 tahun. Jika kita menggunakan waktu selama 1000tahun terakhir sebagai alat prediksi, maka Vesuvius seharusnya telah meletus pada tahun 1983. oleh karena itu, sekarang telah terlambat lebih dari 20 tahun. Jika kita menggunakan masa hidup Vesuvius yang telah tercatat secara keseluruhan selama tahun 1923 untuk melakukan kalkulasi letusan berikutnya, kita bisa memprediksi bahwa gunung api ini akan terbangun pada tahun 2008

Seberapa buruk letusan berikutnya akan menjadi pertanyaan setiap orang. Apa yang diketahui adalah jika Vesuvius meletus dengan intensitas yang sama layaknya tahun 79, dan kota di teluk napoli tidak di evakuasi maka kali ini angka kematiannya akan mencapai ratusan bahkan ribuan. Vesuvius belum selesai. Jika ia mengakhiri kariernya dengan kekuatan yang telah membentuknya, maka korban dan kehancuran bisa menjadi tidak terbayangkan.

35.Topan Mitch Honduras, Nikaragua, Guatemala, El Savador, Costa Rica, Belize, Meksiko, Florida Keys.26 Oktober-5 November 1998 = 18.323 orang tewas.
Mitch adalah topan paling merusak di belahan barat selama 200 tahun. Terakhir kali Amerika dihantam oleh kekuatan dan intensitas Topan Mitch adalah tahun 1780, ini bahkan topan besar yang lebih mematikan dengan jumlah angka kematian 22.000 orang di daratan saja, dan menghancurkan Karibia ( Lihat Poin 32).

Mitch membesar dengan sangat cepat. Muncul sebagai suatu depresi tropis pada tanggal 22 oktober 1998, topan ini hanya membutuhjab waktu 4 hari untuk berkembang mejadi topan kategori 5 yang jarang dijumpai, sebuah topan maut yang bisa membawa angina berkecepatan lebih dari 175 il (280km) perjam dan mengakibatkan kerusakan apa saja.

Topan mitch membawa hujan yang tidak terduga, bahkan di beberapa wilayah perbukitan mencapai ketinggian hingga 25 inci ( lebih dari 60cm), yang telah menghilangkan tanah yang subur dan mengakibatkan tanah longsor dan Lumpur longsor yang menyeret seluruh kota dan segala sesuatunya – manusia, hewan, gedung-gedung dan apapun berada di dalam jalurnya.

Presiden Honduras, Carlos Flores Facusse, Negara amerika tengah yang terhantam paling parah oleh topan Mitch mengatakan bahwa topan kategori 5 yang menghancurkan ini telah menghapus kemajuan selama 50 tahun di negaranya dalam waktu sehari.

36.Kecelakaan Nuklir Chernobyl , Chernobyl, Ukraina-Uni soviet 26 April 1986 31 orang tewas (awalnya) 335.000 orang di evakuasi.

Antara tahun 1990-1998 telah terdiagnosis kasus gondok sebanyak 1791 kasus pada anak2 Ukraina yang hidup di wilayah di sekitar pembangkit tenaga nuklir Chernobyl. Para ahli telah menghubungkan semua penyakit kanker ini dengan kecelakaan nuklir Chernobyl. Diperkirakan akan didapati semakin banyak kasus.

Pembangkit tenaga nuklir Chernobyl menggunakan reaktir nuklir yang dikenal sebagai RBMK-1000, dibangun dan dirancang oleh orang Uni Soviet dan kemudian hingga saat ini tidak digunakan dimana pun di dunia ini. RBMK-1000 menggunakan balok-balok grafit sebagai pengganti air yang didinginkan. Hal ini dikembangkan karena dua alasan : untuk membangkitkan listrik dan juga menyediakan plutonium dalam tingkat persenjataan bagi uni soviet secara terus menerus.

Pada tanggal 26 april 1985, pukul 1.24 dini hari, unit 4 pembangkit tenaga nuklir Chernobyl meledak. Terjadi dua kali ledakan sangat besar dalam waktu tiga detik, yang telah meruntuhkan atap gedung. Gas radioaktif, reruntuhan bangunan dan material berasal dari dalam gedung reactor telah terlempar ke udara setinggi dua pertiga mil (1km). potongan serpihan bahan baker reactor yang sangat panas berterbangan di udara dan jatuh dalam jarak nyaris mencapai satu mil (1.6km) jauhnya, menyulut kebakaran radioaktif yang menerangi wilayah itu. Radioaktif dari ledakan Chernobyl terdeteksi hingga ke Amerika Serikat.

Kecelakaan Chernobyl terjadi karena beberapa pekerja mencoba melakukan eksperimen secara tidak resmi dan berkekuatan rendah, yang mencakup tindakan mematikan system pendingin darurat. Pada saat setiap orang menyatakan dari bahwa inti menjadi terlalu panas, semua sudah terlambat untuk memutarbalikkan proses ini, hal berikutnya yang mereka tahua adalah atap telah terbang, dua orang tewas dan awan gas mematikan telah menyebar ke seluruh daerah.

Kecelakaan nuklir Chernobyl adalah kecelakaan nuklir terburuk sepanjang masa. Kecelakaan ini terjadi tak lama setelah kecelakaan Three Mile Island, hal ini semakin menguatkan gerakan antinuklir, dan telah menggugah banyak Negara untuk membuat peraturan keamanaN yang baru bagi konstruksi dan operasi pembangkit tenaga nuklir yang baru.

Sebagai dampak kesehatan jangka panjang, merebakna radiasi dari Chernobyl diperkirakan mengakibatkan ratusan ribu kasus kanker baru dan puluhan ribu diantaranya berakhir dengan kematian.

37.Topan FiFi Honduras – Amerika Tengah 18-20 September 1974 = 10.000 orang tewas.

Pada tahun 1974, nyaris seperempat abad sebelum Negara ini terkoyak oleh Topan Mitch (baca point 35) , Honduras telah dihancurkan topan FiFi. Topan FiFi telah menewaskan 10.000 orang menagakibatkan 60.000 orang kehilangan tempat tinggal. Topan itu juga membinasakan 60% industri pertanian Negara ini, menyebabkan kerusakan luar biasa dengan menyapu hasil panen selama setahun, terutama terhadap tanaman pisang yang senilai $150 juta yang mengakibatkan kelaparan dimana-mana.

Topan FiFi berkecepatan 110 mil (75km) perjam dan telah diperkirakan bahwa curah hujan setinggi 2 kaki (60 cm) telah terjadi pada hari itu, separuh topan fifi bergerak melalui barat laut Honduras.

Topan FiFi seharusnya menjadi pelaJaran bagi pemerintah Honduras untuk mengalokasikan lebih banyak dana dan upaa dalam bentuk tindakan dan persiapan, konservasi, pengelolaan batas air dan mendidik orang agar tidak membangun rumah di daerah yang berbahaya.

CIA World Factbook menyebut Honduras sebagai “salah satu Negara termiskin di belahan Bumi Barat”

38.Topan Galveston Pulau Galveston-Texas 8 September = 1900 8000 orang tewas Kerugian senilai $30 juta.

Topan yang telah menghantam Galveston di pulau Galveston, Texas pada tanggal 8 Desember 1900 adalah bencana alam terburuk yang pernah terjadi di Amerika Serikat. Topan ini terbentuk di Cape Verde, lepas pantai di Afrika, melintasi Atlantik ke kepulauan Karibia kemudian melanjutkan perjalannya langsung menuju Galveston. Kota ini adalah sasaran empuk bagi topan Atlantik jenis ini, karena sisi pantai kota ini benar-benar terbuka. Tidak ada dinding laut untuk melindunginya; tidak ada batu karang di teluk Meksiko yang akan memperlambat topan. Topan menghantam kota pulau dengan angin berkecepatan 120 mil (190km) perjam dan ombak setinggi lima kaki (1.5m) yang memuncak menjadi 20 kaki (6m). diperkirakan bahwa saat topan yang terjadi selama 24 jam ini, hujan berbobot 2 miliar ton telah tercurah di Galveston.

Salah satu kehilangan paling menyedihkan dalam topan ini adalah sebauh panti asuhan yang dipenuhi oleh para perawat dan anak-anak, panti ini telah runtuh dan menewaskan semua orang di dalamnya.

Banyak orang yang selamat, hanya untuk mendapati bahwa orang yang mereka cintai telah tewas. Tindakan bunuh diri meningkat secara dramatis setelah topan ini.

Jika saja para pejabat yang pandai telah bertugas di Galveston maka kemungkinan kota ini akan membangun dinding laut yang sangat dibutuhkan sebelum topan besar tahun 1900 ini meratakan kota dengan tanah.

39.Kabut Maut London London Inggris 5-9 desember 1952 = 12.000 orang tewas.

London tidak asing bagi kabut. Sering kali, kabut ini hanya gangguan, tidak lebih. Namun demikian, kabut maut London pada tahun 1952 memang agak berbeda dibanding kabut London yang biasa. Kabut ini terbentuk seperti biasanya, akumulasi uap air yang dingin dan padat, yang cukup sering terjadi di London. Namun, pada bulan desember, himpunan besar udara hangat yang berasal dari laut utara menempatkannya di atas kota, sehingga memperangkap kabut itu dan juga memperangkat polusi yang sangat besar yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor berbahan bakar bensin, pabrik berbahan baker batu bara dan cerobong asap rumah-rumah, juga pabrik industri dimana zat kimia dilepaskan ke udara sebagai bagian prosesnya. Kubah udara hangat ini berfungsi sebagai atap gas yang nyaris tidak bisa di tembus, di atas kota London selama 5 hari. Selama periode ini, 4000 penduduk London telah meninggal baik tua maupun muda yang diakibatkan penyakit pernafasan. Sebanyak 8000 orang lagi telah tewas kemudian akibat efek beracun jangka panjang dari kabut ini dan telah diperparah oleh kondisi pernafasan dan paru2.

40.Topan Hindia Barat dan Danau Okeechobee Kepulauan Karibia, Puerto rico, dan Pantai Florida = 5000 orang tewas Kerugian senilai $75 juta

Topan tahun 1928 ini telah menewaskan 5000 orang dan mengakibatkan kerugian senilan $75 juta.

Topan ini terbentuk pada akhir bulan Agustus, awal September, mungkin tidak jaduh dari kepulauan Tanjung Verde pada tanggal 12 september, menewaskan lebih dari 600 orang dan terus berlanjut ke Puerto rico yang menewaskan 1000 orang serta menyebabkan lebih dari 250.000 orang kehilangan tempat tinggal, topan tersebut mengakibatkan kerusakan senilai $50juta. Topan ini kemudian menyerang pantai Florida pada tanggal 16 September yang mengakibatkan kerusakan senilai $25 juta, menewaskan lebih dari 2500 orang. Tanggul Lumpur yang terhempas sejauh 21 mil ( 33km) telah rata dengan tanah di danau Okeechobee dan banyak pekerja migrasi yang miskin di sana telah terbunuh oleh topan ini.

Pada tahun 1930 Presiden Hover telah mendukung pendanaan bagi pembangunan sebuah tanggul sungguhan: sebuah rintangan batu karang sepanjang 85 mil (135km) dan setinggi 38 kaki (12m). Tindakan ini sudah terlambat bagi mereka yang tewas; bagi generasi mendatang yang hidup di daerah Everglade dan danau Okeechobee hal ini adalah jaminan keselamatan bagi mereka.

41.Gempa bumi besar Hanshin-Awaji dan kobe , 17 Januari 1995 pukul 5:46:42 = pagi korban jiwa sebanyak 6.433 orang, total kerugian 10 Triliun Yen

Gempa bumi besar Hanshin-Awaji adalah gempa bumi yang terjadi di Jepang pada tanggal 17 Januari 1995 pukul 5:46:42 pagi dengan episentrum di sebelah utara Pulau Awaji yang terletak di bagian selatan Prefektur Hyogo. Gempa bumi disebabkan oleh tiga buah lempeng: lempeng Filipina, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia yang saling bertabrakan. Gempa bumi yang berlangsung selama 20 detik ini mengakibatkan kerusakan besar kota Kobe yang terletak sekitar 20 km dari pusat gempa.

Gempa bumi memakan korban jiwa sebanyak 6.433 orang yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Gempa bumi besar Hanshin-Awaji merupakan gempa bumi terburuk di Jepang sejak Gempa bumi besar Kanto 1923 yang menelan korban jiwa 140.000 orang.

Gempa bumi besar Hanshin-Awaji menimbulkan korban jiwa dan kerusakan dalam skala besar di daerah Hanshin (Kobe, Ashiya, Nishinomiya, Takarazuka, Amagasaki, Itami), pulau Awaji, dan kota Toyonaka yang terletak di Prefektur Osaka.

Gempa bumi berkekuatan sampai 7,2 pada skala Richter di beberapa tempat di daerah Hanshin dan pulau Awaji. Getaran juga masih dapat diukur di Iwaza (Prefektur Fukushima) yang terletak di Jepang bagian utara, serta Kagoshima dan Nagasaki yang terletak Jepang bagian barat.

* Korban jiwa: 6.434 orang, korban hilang: 3 orang, luka berat-ringan: 43.792 orang
* Korban yang mengungsi: di atas 300.000 orang
* Total kerusakan rumah tinggal: 250.000 bangunan dengan perincian 104.906 hancur total, 144.274 hancur sebagian, 390.506 bangunan rusak, sekitar 460.000 keluarga kehilangan tempat tinggal atau tempat tinggal mengalami kerusakan
* Korban akibat kebakaran: 7,483 bangunan terbakar habis, di antaranya 6.148 bangunan tempat tinggal (rumah dan apartemen), 9.017 keluarga kehilangan tempat tinggal
* Kerugian lain: jalan dan jalan raya mengalami kerusakan di 10.069 tempat, 320 bangunan jembatan mengalami kerusakan, kerusakan pinggiran sungai di 430 tempat, tanah longsor di 378 tempat.
* Total kerugian: 10 triliun yen, sebesar 2.5% dari GDP Jepang pada saat itu.

42.Kebocoran Gas Bhopal India 3 desember 1984 = Korban Jiwa di perkirakan sekita 15000 org

Tragedi kebocoran gas yang menimpa pabrik kimia milik Union Carbide, 3 Desember 1984, meninggalkan luka mendalam bagi warga Kota Bhopal, India. Hingga kini, korban Tragedi Bhopal masih berjuang demi kelangsungan hidup mereka. Akibat menghirup gas berbahaya itu, mereka kini menderita berbagai macam penyakit. Bahkan, mereka tak memiliki uang lagi untuk berobat karena tak sanggup bekerja akibat kondisi fisik lemah.

Bencana ini dipicu kebocoran 25 ton gas metil isocyanate dari tanki penyimpanan milik Union Carbide. Gas berbahaya itu kemudian menyebar dan dihirup ribuan warga miskin Bhopal. Akibatnya, sekitar 15 ribu orang tewas dan setengah juta lainnya menderita aneka macam penyakit. Warga Bhopal yakin, Union Carbide tidak membersihkan area penyimpanan gas pascapenutupan pabrik kimia itu. Sehingga diduga, gas yang masih tertinggal meracuni pasokan air minum milik warga.

Kondisi ini membuat sejumlah aktivis mendesak pemerintah India untuk menyediakan pasokan air bersih bagi warga Bhopal. Tak hanya itu, pemerintah diminta membersihkan lokasi kebocoran gas dan menuntut Union Carbide atau Dow Chemicals–yang mengambil alih pabrik kimia Union Carbide–memberikan lebih banyak kompensasi.

Pihak Amnesti Internasional juga telah menuntut Amerika Serikat agar membawa Union Carbide dan Dow Chemicals ke meja hijau. Amnesti Internasional turut mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa agar membuat peraturan perlindungan hak asasi manusia yang nantinya harus diterapkan di pabrik-pabrik.

42.Gempa Bumi San Fransisco tahun 1902 = korban jiwa di perkirakan 250000 orang , dan total kerugian di perkirakan mencapai 400jt dollar

Pada abad ke-20, gempa San Fransisco tahun 1902 menjadi gempa yang tercatat paling merusak di Amerika Serikat dengan kerugian sekitar 400 juta dollar AS. China dengan gempa Tangshan tahun 1976 menjadi gempa dengan korban jiwa terbanyak, sekitar 250.000.

43.Serangan Teroris tanggal 11 September 2001 = sekitar 3000 orang korban jiwa dan kerugian mencapai milliaran dollar

Serangan 11 September 2001 ialah empat serangan terorisme yang terjadi pada tanggal 11 September 2001. Mereka mengambil empat pesawat dan menabrakkan ketiganya ke bangunan di Amerika Serikat. Sebenarnya targetnya ada empat bangunan, namun pada kasus terakhir, para teroris gagal. Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan terorisme ini.

44.BANJIR JOHNSTOWN Pada 31 Mei 1889 = korban jiwa 2.209

Pada 31 Mei 1889, akibat hujan badai yang sangat dahsyat, air di danau Conemaugh di Pennsylvania meluap sehingga akhirnya bendungannya jebol. Dinding air setinggi ±12 meter dengan kecepatan ±64 kilometer per jam menerjang lembah dan mengalir menuju kota Johnstown. Gelombang air yang deras itu menyapu bangunan, hewan, dan manusia, dan menghanyutkannya ke saluran-saluran bendungan. Ketika air danau itu telah terkuras habis, reruntuhan pun menutupi lahan seluas 12,1 hektar dan, sebagai korban, 2.209 warga meninggal.

Pada awalnya, karena dikejutkan oleh hilangnya harta benda dan orang-orang yang dicintai, mereka yang selamat menjadi putus asa. Namun kemudian, para pemimpin masyarakat menyampaikan pidato tentang bagaimana industri dan perumahan setempat dapat dibangun kembali. Pidato itu layaknya obat penyembuh dan mereka pun kembali bekerja dengan giat. Johnstown dibangun kembali dan kini menjadi sebuah kota yang maju dengan populasi sekitar 28.000 jiwa.

45.Ledakan Mont Blanc 6 Desember 1917 korban di perkira kan mencapai 1900++

Ledakan Halifax terjadi pada hari Kamis, 6 Desember 1917 saat kota Halifax, Nova Scotia-Kanada hancur lebur akibat ledakan dahsyat dari sebuah kapal kargo Prancis “Mont-Blanc” yang membawa muatan penuh berisi mesiu dan bahan peledak untuk militer. Kapal ini tertabrak kapal Norwegia “The Narrows” di salah satu bagian pelabuhan Halifax.
Ledakan membunuh hampir 2000 org diakibatkan serpihan, api dan runtuhnya bangunan-bangunan di dalam radius 2 km dari lokasi kejadian. Diperkirakan sekitar 9.000 org terluka akibat peristiwa ini. Sampai sekarang ledakan tersebut masih memegang rekor sebagai ledakan konvensional terbesar yg dihasilkan oleh manusia. Saking hebatnya efek ledakan tersebut sampai menimbulkan tsunami yg kemudian menyapu pepohonan, membengkokkan rel kereta api, menghanyutkan rumah, mobil dan membawa serpihan-serpihan Mont-Blanc berkilo-kilometer jauhnya. Gambar diatas adalah situasi setelah terjadinya ledakan.

46.Tenggelamnya Kapal Sultana pada tanggal 27 april 1865 = Jumlah korban : 1.800 org

Kapal uap Sultana adalah kapal penumpang yg melayari sungai Mississippi, hancur
dalam sebuah ledakan pada tanggal 27 April 1865. Peristiwa ini tercatat sebagai
tragedi terburuk dalam dunia maritim di Amerika Serikat. Diperkirakan 1.800
dari 2.400 penumpang kapal terbunuh saat salah satu dari empat boiler (tungku
pemanas) meledak, Sultana tenggelam tidak jauh dari Memphis – Tennessee.
Sebagian besar penumpang adalah bekas tahanan dari pasukan Konfederasi yang
dikirim kembali ke rumah mereka. Ledakan akibat kebocoran dan kurangnya
perawatan dari tungku pemanas menyebabkan hancurnya separuh badan kapal dan
batu bara panas yg beterbangan membakar habis sisa badan kapal.

47.Tengelam nya Titanic Pada tanggal 14 April 1912 = jumlah korban di perkirakan 1.517 org

RMS Titanic adalah sebuah kapal penumpang kelas berat yg dimiliki perusahaan
pelayaran White Star Line. Pada tanggal 14 April 1912 dalam pelayaran
perdananya , Titanic menabrak sebuah iceberg (gunung es) dan tenggelam 2 jam 40
menit kemudian. Pada saat pertama kali diluncurkan Titanic menjadi kapal uap
penumpang terbesar di dunia. Titanic dibangun dengan teknologi paling baru pada
masa itu dan diiklankan sebagai kapal yg “tidak akan bisa tenggelam” dalam
brosur-brosur promosinya. Tragedi Titanic sangat mengguncang dunia karena
disamping kapal yg “canggih” kru kapal jg terdiri dari orang-orang yg sangat
berpengalaman, namun korban yg tewas masih sangat besar. Tragedi ini kemudian
merubah hukum-hukum maritim di dunia dan penemuan bangkai kapal pada tahun 1985
semakin membuat musibah Titanic menjadi legenda sampai saat ini.

48.kebakaran besar di Peshtigo pada tahun 1871 = jumlah korban sekitar 800-1200 org

Tahun 1871 di Peshtigo, AS, 800-1.200 orang tewas dalam kebakaran hutan yang berlangsung beberapa hari. Api mendadak merambah ke desa-desa sekitarnya.

49.Tabrakan Dona paz dan Vector 1987 jumlah korban di perkirakan mencapai 4.375 org

Doña Paz adalah kapal ferry penumpang yg tenggelam setelah bertabrakan dengan
kapal tangker “Vector” pada tanggal 20 Desember 1987. Saat itu kapal sedang
melakukan perjalanan dari kepulauan Samar – Filipina. Ketika berada di selat
Tablas diantara pulau Mindoro dan Tablas kapal bertabrakan dengan kapal tangker
“Vector” yg sedang membawa 8.800 barel minyak. Muatan dari kapal tangker itu
langsung terbakar dan menyambar Doña Paz. Saking ganasnya api Doña Paz
tenggelam hanya beberapa menit kemudian.

Meskipun pernyataan resmi dari pihak berwenang jumlah penumpang adalah 1.568
org (meski kapasitas maksimum kapal hanya 1.518 org) tapi dari berbagai
kesaksian korban selamat saat itu kapal benar-benar kelebihan muatan dan
akhirnya diketahui jumlah korban tewas adalah 4.375 org. 21 org korban selamat
karena bisa berenang menjauhi kapal dan tidak ada waktu untuk menurunkan sekoci
penyelamat. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kru kapal tidak bisa
memenuhi standar keamanan dan ijin pengoperasian kapal ternyata sudah habis.
Musibah Doña Paz sampai saat ini menjadi kejadian kecelakaan laut terburuk
dalam sejarah.

50.Tengelamnya Empress Ireland 28 mei 1914 = jumlah korban sekitar 1000++

RMS Empress of Ireland adalah kapal penumpang lintas samudra yg dibuat pada
tahun 1905-1906. Pada tanggal 28 Mei 1914 kapal ini berangkat dari
Quebec-Kanada menuju Liverpool-Inggris mengangkut 1.477 penumpang dan awak
kapal. Henry George Kendall adalah kapten kapal yg baru dipromosikan pada awal
bulan dan saat itu pertama kali dia memimpin kapal melalui terusan dekat
Pointe-au-Père – Quebec ditengah hadangan kabut tebal. Pada pukul 02:00 sebuah
kapal Norwegia “Storstad” menabrak samping kapal. Storstad sendiri tidak
tenggelam namun Empress of Ireland dengan kerusakan sangat parah pada bagian
kanan lambung langsung dipenuhi air, terbalik dan tenggelam hanya dalam waktu
14 menit beserta 1.012 penumpang dan awaknya.